HOT NEWS

HOT NEWS

==========

 

 

 
MARAKNYA CAFE DI BLOK KOSONG
KOSONG SUBAN

Suban,Reportase Kriminal Post
01/06/2013/13.40 WIB/Sabtu.
Cafe di artikan oleh sebagian masyarakat sebagai suatu tempat, dimana seseorang dapat berkumpul,menemui seseorang yang dapat diajak untuk minum,karaoke, nge-drugs dan melakukan aktivitas maksiat.
Mengapa masyarakat dapat mendefinisikan hal tersebut? Karena masyarakat sendiri, ada yang terjun langsung mengalami atau melihat secara langsung aktivitas yang berlangsung di cafe.
Kejadian dan seperti definisi yang diberikan oleh masyarakat itu,memang nyata.
Di sebuah Desa yang bernama Suban dan disebut oleh masyarakat Desa tersebut dengan Blok Kosong-Kosong,ternyata aktivitas cafe berlangsung bebas dan tanpa ada yang dapat menghalangi.
Aktivitas seperti minum-minuman keras,perbuatan maksiat dan pemakaian Narkoba berlangsung dengan bebas. Di Blok Kosong- Kosong terdapat sekitar 5 titik yang menjadi cafe,yakni Cafe si Lay margaa Ginting, Cafe Ibu/Mami Ati, dan Cafe Ahmad Putra , sementara ke2 cafe lainnya belum dapat diketahui pasti pemiliknya. Ke3 Cafe tempat aktivitas minum,maksiat dan Narkoba tersebut diketuai atau dikoordinir oleh Ahmad Putra ,penduduk Desa itu yang disebut-sebut preman. Di Cafe tersebut juga tersedia sejumlah wanita dari berbagai wilayah yang bertugas menemani tamu, bahkan bila diajak berhubungan seks juga bisa dengan persetujuan mucikarinya. Ketiga Cafe tersebut berdiri di tengah lahan Perkebunan Sawit dan di bantaran sungai. Pihak kepolisian setempat yang hendak dimintai keterangan tidak berada di tempat bahkan Pos polisi tersebut kosong,yang seyogianya di komandoi oleh Bripka.Iswantoro dan Bripka Yasi dari bagian Lantas.
Menurut pengakuan Sekdes,bahwa dulu Cafe tersebut pernah disambangi oleh masyarakat,mereka pergi dan meninggalkan cafe tersebut. Kini Cafe tersebut kembali berdiri dan didukung oleh preman yang bernama Ahmad Putra dan beberapa pengikutnya yang lebih berani dan brutal.
Iswantoro dan Yasi,tidak berhasil ditemui di kantor Pos Polisi Sub sektor Desa Suban. Namun mobil milik Bripka Yasi terlihat di parkir di samping Pos Sub sektor polisi.
Penegak hukum,tokoh masyarakat,karang taruna diharapkan dapat membumihanguskan Cafe yang menjadi ajang maksiat,minum dan pesta Narkoba tersebut.*Harvery***
========================

 

 

 

 

Leave a Reply